Dalam
kesilauan sinar lampu malam hari di sebuah tempat bernama food garden, ya
kemang. Tepat dimana aku membuka kedua pintu mobil dan melangkahan kaki dengan
kedua pasang converse classic hitam, kemeja kotak-kotak, kaus belel dan jeans
belel yang tidak menolong kerapihan dari penampilanku malam itu. Hari itu bukan
hari spesial yang harus dilalui sebenarnya, tapi entah kenapa aku ingin sedikit
terlihat rapi malam itu, bahkan aku menambahkan sedikit pewarna pada bibirku
yang sudah terbiasa polos dengan warna seadanya. Hmmm sempat berpikir dalam
hati untuk apa memakai pewarna bibir padahal jelas-jelas rasanya seperti
memakan mentega dan mengoleskannya ke bibir.
Food garden here i come, sebenarnya aku tak begitu suka bingar tapi
alunan lagu New Wave, yes still 80-an terputar dan membuat malamku sedikit
cozy.
Satu
menit, lima belas menit, waktunya tiba
Degg
laki-laki itu datang, berperawakan seperti tentara-tentara dan agen FBI dengan
tinggi sekitar 179 CM, rambut ikal yang sengaja dicepol, baju lusuh yang sering
ku sebut slenge-an. Kesan pertama yang terbesit adalah “Seperti dalam foto “
“Pasti anak gaul jakarta”. Saat yang ditunggu datang tiba-tiba saja semua
skenario yang telah disusun hancur berantakan, ternyata dia bukan seperti apa
yang ku kira. Pembawaannya sangat santai kadang-kadang terlalu santai jadi
sedikit seperti pelawak , seharusnya malam itu dia staycool tapi jauh diluar
dugaan sebelumnya. Jangankan stay cool laki-laki ini bahkan nyaris tanpa jaim.
Bebas dan melepaskan dirinya untuk dilihat olehku pada malam itu. Oh laki-laki
ini moody terkadang asik tapi tidak selalu, semua diluar prediksi.
Salah
tingkah adalah respon paling tidak diinginkan setiap orang pastinya, tapi malam
itu aku tak luput dari salah tingkah. Sumpah dalam pikiran yang terbesit saat
itu adalah “Sumpaah gue bingung mau ngomong apa, jadi gue mau balik aja”
Perhatianku
sebenarnya bukan tertuju pada orang yang aku nantikan malam itu, perhatianku
teralih pada satu pria yang sudah lama aku tahu namanya karena sikapnya yang
stay cool. Entahlah dari dulu sampai sekarang sesuatu yang statis dan antik
selalu membuat penasaran...
Meski
pertemuan dengan laki-laki itu tidak begitu mendalam tapi tetap meninggalkan
kesan. Pertanyaannya , apa aku jatuh
cinta? Lagi?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar